NEW SPIRIT masuk kolom PELUANG tabloid REFORMATA

February 27th, 2009 by kaosnewspirit

Sutardi, Pengusaha Kaos New Spirit

Raut wajah pria berusia 28 tahun itu, tak pernah menampakkan kelelahan. Padahal dia bekerja sebagai karyawan DBS Mangga Dua dan mengembangkan usaha kaos miliknya di luar jam kerja. Pembagian waktu itu boleh dibilang cukup sulit. “Selagi masih punya

niat berusaha meski waktunya sedikit, jalani dengan penuh semangat dengan meyakini Tuhan sebagai pengatur segalanya,” jelas Sutardi, pengusaha kaos ini kepada Reformata, Kamis, 9 Oktober lalu di Mal Ciputra, Jakarta Barat.

Bagi Tardi, begitu ia disapa, segalanya akan berujung bahagia bila membangun konsep bisnis dengan merujuk pada kehendak Tuhan. Itulah sebabnya dalam melakoni usahanya ini, dia menempatkan Tuhan sebagai Big Boss, dan dirinya hanya sebagai pelaksana nyata di lapangan. Meski begitu, rahmat kebahagiaan dan kesuksesan tidak serentak digapainya. Beberapa rintangan pada awal menjalani usahanya ini dialaminya. “Tapi saya pantang menyerah sebab Tuhan selalu menyertaiku,” ujarnya antusias.

Secara detail pria kelahiran Bagan Siapiapi, 26 April 1979 ini, mengulas penapakan usaha bisnisnya. Awalnya, pada tahun 2005 lalu, dia hanya berniat mencari tantangan baru, di mana tantangan itu bisa membuka peluang untuk berbisnis besar. Namun niatnya itu disemayamkan dalam lubuknya mengingat modalnya zero. Seiring berjalannya waktu, Tardi seakan dirasuki kisah hidup Abraham yang disuruh Tuhan membawa umat Israel keluar dari Mesir menuju tanah yang dijanjikan-Nya. “Tanah terjanji itu, pasti dipenuhi susu dan madu,” yakinnya. Kisah itu diaplikasikannya ke dalam niatnya membangun usahanya. Kecuali itu, dukungan dan peneguhan tema-teman segerejanya mengantar niatnya segera direalisir.

Bertolak dari perenungan kisah Abraham tersebut, maka dalam relung jemaat GBI Senayan ini terbungkus harapan bahwa usahanya kelak bakal sukses. Karena itu, pertengahan 2007 lalu, dengan modal seadanya, dia memulai mendesain beberapa buah baju kaos oblong. Kata-kata atau kalimat bernas makna dan berdaya motivasi yang diambil dari Alkitab dilabelkan pada kaos itu. “Sebenarnya usaha ini merupakan bagian dari pelayanan saya dalam memberi kesaksian secara tidak langsung kepada orang lain. Itu sebabnya saya menyebutnya sebagai kaos rohani, karena memang didesain khusus untuk kalangan seiman,” ujarnya.

Walau begitu, tidak berarti usaha dari pria yang pernah bekerja tujuh tahun di PT World Charácter Garmen (1996-2003) ini cepat laris. Beberapa toko rohani yang diajaknya untuk bekerja sama tak berhasil. Namun, pengalaman itu tidak membuatnya down. Sebaliknya, dengan ditopang moto hidupnya, Keep on the praying and never give up (tetaplah berdoa dan jangan pernah menyerah), dia terus mengencangkan niat penjualannya melalui jalar alternatif lain. Terciptanya koneksi yang luas merupakan salah satu modalnya untuk promosi dari mulut ke mulut. Bersamaan dengan itu, adanya bazaar di gereja-gereja dimanfaatkannya. Juga pameran, mulai dari pameran berskala kecil hinggá besar terus diikutinya walau cuma memanfaatkan hari off kerjanya.

Dijelaskan Tardi, memikirkan satu langkah maju dari usahanya ini cukup terbuka. Utamanya bagaimana kaos yang didesainnya memiliki merk khusus. Dalam cahaya doanya, dia mengambil Yeh 36: 26 tentang semangat baru (new spirit) untuk menjadi merk kaosnya. Dia yakin akan kehendak Tuhan dalam penemuan merk ini. Artinya, dengan kemampuan melabelkan ungkapan-ungkapan menarik dan bermakna akan senantiasa membangkitkan semangat baru bagi pemakainya.

Demi memperluas pengenalan produk kaos yang punya showroom di Mangga Dua Square Lt. B1 No 342 ini, beberapa usaha lain dilakukannya. Selain kemudian berhasil bekerja sama dengan toko-toko rohani sebagai tempat pembeli bisa mendapatkan kaos ini, juga dia membuat iklan di lima media cetak di Indonesia. Promosi dan transaksi melalui media “maya” diakuinya sudah kerap dilakukan melalui e-mail: kaosnewspirit@yahoo.com atau dengan mengunjungi website: www.kaosnewspirit.com atau www.friendster.com/newspirit

Menurut Tardi, setelah melewati masa-masa sulitnya upaya pengembangan usaha ini, kini hasilnya sudah bisa dipetik. Hampir setiap saat selalu saja ada yang memesan kaos tersebut, dengan jumlah besar. “Beberapa toko rohani di Indonesia Timur, seminal daerah Makassar dan Manado, kaos New Spirit dapat ditemukan. Juga, pesanan dari pelanggan Singapura akan segera kami layani,” tandasnya. Satu kebanggaan lain, desain kaos New Spirit kini menjadikan kaos ini cukup bernilai bagi pelanggan di Amerika dan Eropa. “Sering masyarakat asing membeli kaos ini sebagai hadiah bagi keluarga mereka di sana,” lanjutnya. Lancarnya usaha ini, lanjut Tardi, selain menempatkan Tuhan sebagai Big Boss, juga kewajiban persepuluhan tak pernah dilupakan. Dengan menjalankan kewajiban ini, niscaya segala urusan akan terselesaikan,” tandasnya. ¿ Stevie Agas

Posted 19 Januari 09 by : Eva (http://stietn.ac.id/index.php?exec=newsdetail&NewsID=487)

# sudah pernah dimuat di tabloid Reformata edisi 16 Oktober 2008 #

(http://reformata.com/0478-kaos-bertuliskan-ayat-suci-laris.html)

Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya

June 24th, 2008 by kaosnewspirit

Ams 10:22 “Berkat Tuhanlah yang menjadikan kaya, susah payah tidak akan menambahinya.” Tuhan tidak pernah menentang kita untuk menjadi kaya asalkan cara kita meraihnya itu benar. Memang benar, Alkitab mengatakan cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan tetapi uang sendiri bersifat netral. Uang dapat menjadi berkat atau kutuk tergantung dari ada di tangan siapa uang tersebut. Kita semua yang hidup dalam iman Abraham merupakan keturunan Abraham yang dipanggil untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Jika kita tidak diberkati oleh Tuhan, bagaimana kita bisa menjadi berkat ? Jika kita hidup dalam kekurangan, bagaimana kita bisa memberi kepada orang lain ? Tujuan Tuhan memberkati kita bukanlah untuk kepuasan diri kita melainkan supaya kita menjadi berkat bagi orang lain. Ditengah situasi ekonomi yang sulit seperti sekarang ini, banyak orang yang kuatir memikirkan cara untuk memenuhi kebutuhan hidup. Harga-harga naik tetapi pendapatan tidak naik, sebaliknya malah ada yang menurun. Serahkanlah semua kekuatiran tersebut kepada Tuhan maka Dia akan memelihara kita. Janganlah kita kuatir dengan apa yang akan kita makan, minum dan pakai. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapa kita yang di sorga tahu, bahwa kita memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan. Jika kita hidup menurut prinsip-prinsip dalam Kerajaan Allah maka pasti hidup kita akan diberkati. Bukankah Dia telah berjanji bahwa orang benar tidak akan ditinggalkan dan anak cucunya tidak akan meminta-minta roti ? Cara memiliki kekayaan yang diajarkan oleh dunia sangat berbeda dengan cara yang diajarkan oleh Alkitab. Dunia mengajarkan manusia untuk mengandalkan kekuatan diri sendiri dan menggunakan segala cara untuk memperoleh kekayaan, kalau perlu dengan menjatuhkan orang lain. Dunia memotivasi manusia untuk memiliki kekayaan dengan mengatakan bahwa kekayaan itu merupakan sumber kebahagiaan dan rasa aman bagi manusia. Akan tetapi pada akhirnya kekayaan yang tidak diperoleh melalui cara Tuhan malah akan membuat manusia semakin menderita. Celakalah manusia yang memiliki harta dan kekayaan tetapi tidak kaya dihadapan Tuhan. Mzm 112:1-3 “Berbahagialah (blessed, diberkatilah) orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati. Harta dan kekayaan ada dalam rumahnya, kebajikannya tetap untuk selamanya.” Diberkatilah (blessed) orang yang takut akan Tuhan yang sangat suka kepada segala perintahNya. Perhatikan, bukan uang atau kekayaan yang sangat disukai melainkan perintah Tuhan yang sangat disukai oleh orang takut akan Tuhan yang diberkati ini. Inilah cara yang diajarkan oleh Alkitab untuk memperoleh kekayaan yang sejati yaitu dengan hidup takut akan Tuhan dan mencintai FirmanNya. Tentu saja kita tetap harus tetap bekerja tetapi kita bekerja karena kita taat kepada Firman bukan karena ingin kaya. Kekayaan itu hanya berupa bonus bukan tujuan yang kita ingin raih dalam hidup. Kekayaan tidak boleh menjadi sumber kebahagiaan dan rasa aman kita sebab itu artinya kekayaan tersebut telah menjadi berhala. Tuhanlah satu-satunya sumber yang harus menjadi sumber kebahagiaan dan rasa aman dalam hidup kita. Satu-satunya tujuan Tuhan memberikan kita kekayaan adalah supaya kekayaan tersebut bisa digunakan untuk menjadi berkat. Saudara dan saya telah dipanggil untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Aku akan memberkati engkau dan engkau akan menjadi berkat, olehmu semua kaum di muka bumi ini akan mendapat berkat !

by : Sunanto

Nilai sebuah kepercayaan

June 24th, 2008 by kaosnewspirit

Dikisahkan, ada seorang pemuda yang dulunya hanya seorang office boy di sebuah perusahaan Jepang, tetapi sekarang ia telah berhasil menjadi seorang pengusaha sukses di bidang jasa.

Saat ditanya, bagaimana itu bisa terjadi, si pengusaha bercerita sambil bernostalgia. "Sebenarnya, pendidikan saya hanya SMP saja, itupun lulusan dari kampung. Saat diterima kerja sebagai pesuruh di kota besar ini, saya sangat senang sekali. Kata teman-teman di kantor, saya selalu bersemangat, murah senyum, dan siap membantu siapa saja yang memerlukannya. Bahkan bekerja lembur dan tidur di kantor pun, saya jalani dengan senang.

Tugas, yang pada mulanya hanya sebatas pesuruh, mengantar ini mengantar itu, menyediakan minuman, menyusun file-file, suatu hari meningkat menjadi pembantu adiministrasi saat ada anak kantor yang mengalami musibah dan tidak dapat menyelesaikan tugasnya, saya belajar mati-matian menggunakan komputer untuk membantunya mengetik.

Bos saya orang Jepang. Dan saya lah yang paling sering berada di ruangan bos, membantu dan menemaninya bekerja hingga malam hari. Perintah-perintah bos diucapkan dalam bahasa Jepang.

Pada awalnya saya tidak mengerti sama sekali. Dan, dari sanalah saya terpacu untuk belajar berbahasa Jepang. Karyawan dari Jepang yang bekerja di situ, sangat menghargai siapapun yang mau belajar bahasa mereka. Setiap hari, mereka mengajari sambil mentertawakan kebodohan saya jika salah dalam berucap kata. Oleh-oleh yang dibawa dari Jepang adalah buku-buku berbahasa Jepang yang saya minta.

Kira-kira empat tahun kemudian, tugas saya pun mengalami perubahan. Walaupun Tetap membantu serabutan, tetapi naik kelas menjadi asisten administrasi penghubung. Setiap ada tamu dari negeri sakura datang, saya yang menemani mereka menjadi penterjemah. Lama-kelamaan, saya dipercayai mengurus banyak hal, menghadap pejabat, menyampaikan pesan-pesan penting antar departemen dan sebagainya.

Sekian tahun kemudian, atas persetujuan dan bantuan Bos dan kepercayaan yang telah terbentuk selama ini, saya meminta izin untuk mengundurkan dan memulai usaha sendiri di bidang jasa, yakni mengurus berbagai perijinan hingga rekruting karyawan, khususnya untuk perusahaan Jepang yang hendak berinvestasi di Indonesia.

Bisnis saya bisa berkembang pesat seperti sekarang ini, tentu saja saya bersyukur atas semua ini, dan tetap belajar segala sesuatu agar bisnis saya terus berkembang dan berkembang.

Pembaca yang budiman,

Sebuah contoh proses perjuangan dari seorang karyawan yang biasa-biasa saja, sampai akhirnya bisa membangun usahanya sendiri dan sukses, namun semua itu tidak dia bangun dengan cara yang instan. Semasa masih menjadi karyawan, dia mau bekerja keras, jujur, dapat dipercaya, penuh tanggung jawab, dan mau belajar sesuatu yang baru serta pandai menempatkan diri sehingga kualitas karakternya yang positif itulah yang merubah nasibnya.

Sama halnya jika kita ingin berhasil. Mari kita mulai dari dimana kita berada saat ini. Belajar dan bekerja dengan sungguh-sungguh, mampu menjaga sekecil apapun kepercayaan yang diberikan.

Begitu integritas kita terbangun, maka apapun yang kita tekuni, lambat atau cepat pasti akan mendapat tempat dan pasti kesuksesan demi kesuksesan akan segera datang menyusul.

www.andriewongso.com

PAMERAN / STAND 2008

May 4th, 2008 by kaosnewspirit

Feb 08 : Apartemen Robinson @ Jemb 2

26-04-08 : Gathering & Soft Launching 8 produk New Spirit @ Restoran Pankie

04-05-08 : Glow @ JACC

Untuk yang ingin buka stand harap hubungi : 0817-0808-576

Event 2007

November 16th, 2007 by kaosnewspirit

New Spirit hadir di acara :

18/11 pk. 10.00-selesai

Favour Satelit - Mawar Sharon Gajah Mada Tower lt. 26

22/11 pk. 18.00-selesai

Outreach dinner meeting Fullgospel Business Men Fellowship

Wedding Hal Pantai Indah Kapuk

23/11 pk. 18.00-selesai

Final Gospel Band Competition 2007

Landmark Tower A lt. 22

26/11 pk. 18.30-selesai

Thanksgiving Praise & Worship

City Plaza Wisma Mulia Suite LG-09

28/11 pk. 18.00-selesai Healing @ Marketplace

Bapindo Plaza lt. 9

28/11 pk. 18.00-selesai

Morning Star Academy - lt. 3

Jl. Denpasar Raya blok F3 no. 2-3 Kuningan

1/12 pk.08.00-18.00

Bazaar & Fun Games

Gereja Wesley Methodist Pluit Jakarta Utara